Jl. Bacang No. C310
RT 07 / RW 06, Kel. Rawasari
Kec. Cempaka Putih
Kota Administrasi Jakarta Pusat
DKI Jakarta 10570
JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Jakarta, Nuradim S.H, menyampaikan pidato sambutan yang penuh semangat dalam acara Konfrensi Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) DK Jakarta, yang diselenggarakan di salah satu hotel berlokasi di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, Jum’at(13/02/2026).
Dalam pidatonya, Nuradim sedikit menjelaskan makna dari istilah “kaum serakahnomics” atau yang juga disebut sebagai “golongan satu persen”. Menurutnya, kelompok ini merupakan bagian dari oligarki nasional yang memiliki ciri khas jumlah orangnya sangat sedikit, namun menguasai mayoritas aktivitas perekonomian nasional dan memiliki kemampuan untuk mengendalikan dinamika politik di Indonesia.
“Kaum satu persen ini telah melakukan konsentrasi kekayaan kepada diri mereka sendiri dan kelompok kecil mereka, yang pada akhirnya menjadikan mayoritas penduduk Jakarta terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang sulit dipecahkan,” jelas Nuradim.
Masalah Hak Kesejahteraan Rakyat yang Belum Tercapai
Ketua DPW Partai PRIMA Jakarta tersebut menegaskan bahwa kondisi tersebut telah menyebabkan masyarakat Jakarta tidak dapat menikmati hak-hak dasar mereka secara penuh. Beberapa sektor penting yang menjadi perhatian adalah:
– Pendidikan: Akses terhadap pendidikan berkualitas yang merata masih belum tercapai bagi seluruh lapisan masyarakat
– Kesehatan: Fasilitas dan layanan kesehatan yang layak serta terjangkau masih menjadi tantangan bagi banyak warga Jakarta
– Perumahan: Ketersediaan perumahan yang layak dan sesuai dengan kemampuan ekonomi masyarakat luas masih belum optimal
“Jakarta sebagai daerah khusus yang menjadi ibukota negara, tapi rakyatnya sendiri belum merasakan manfaat secara merata dari perkembangan yang terjadi,” ujarnya.
Pesan untuk Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND)
Nuradim menyampaikan harapannya khususnya kepada eksekutif wilayah LMND DK Jakarta agar tetap menjaga loyalitas yang tinggi untuk mengabdi kepada kepentingan rakyat. Ia mengingatkan agar para aktivis mahasiswa tidak tergoda oleh iming-iming materi atau jabatan dari kalangan oligarki yang cenderung hanya mengejar kepentingan kelompok sempit.
“Mahasiswa adalah ujung tombak perubahan dan pembela hak-hak rakyat. Jangan sampai idealisme kalian tercoreng oleh kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegasnya.
Pada bagian penutup pidatonya, Nuradim menekankan bahwa perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan tidak dapat dilakukan hanya oleh organisasi-organisasi mahasiswa saja. Ia mengajak semua elemen masyarakat dan kelompok lain untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Persatuan adalah kunci utama yang akan membawa kita untuk memenangkan perjuangan dan mewujudkan cita-cita bersama bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat Jakarta serta seluruh Indonesia,” tandas Nuradim.
Acara yang diikuti oleh ratusan aktivis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan institusi dan organisasi penting, antara lain:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: Diwakili oleh Mohamad Jajuli sebagai perwakilan Gubernur Jakarta dari Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi DKI Jakarta: Diwakili oleh Dr. Rulinawaty (Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM) serta Ratna Dumasari (Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM).
Kepolisian Daerah Metro Jaya: Diwakili oleh AKBP Nulianto Agus C., S.E.
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta: Diwakili oleh Alif Fauzi Nurdiastomo.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta: Diwakili oleh Syahrini Fadil.





